Anbu

anbu-small
Anbu – Kelompok Ninja dengan tugas militer dan intelejen

Setelah membahas tentang kelompok Akatsuki, saya akan membahas tentang kelompok Ninja yang lain. Kali ini yang akan saya bahas adalah kelompok Anbu.

Kelompok Anbu dibentuk dengan dasar pemikiran bahwa dengan keadaan selama perang maka perlu dibentuklah sebuah kelompok Ninja yang memiliki tugas dan fungsi yang berbeda dari shinobi pada umumnya. Apabila biasanya sebuah tim shinobi bertugas untuk melakukan misi pencarian, penyelamatan, penjagaan, dan pengawalan, maka kelompok Anbu berfokus pada misi militer dan intelejen seperti pengintaian, mata-mata, dan pembunuhan.

Kelompok Anbu memilik ciri khas berupa topeng yang berfungsi untuk menyamarkan identitas seorang anggotanya. Topeng ini juga berfungsi untuk menyembunyikan ekspresi dan emosi seorang shinobi anggota kelompok Anbu.

anbu-1
Penampilan seorang Anbu pada umumnya.

Menyembunyikan identitas dan emosi jelaslah suatu hal yang tidak mudah. Seringkali seorang anggota Anbu mengalami dilema dalam hati sehubungan misi yang diberikan oleh Kage atau pimpinan kelompok militer.

Dalam serial Naruto kita mengenal beberapa mantan anggota Anbu diantaranya Hatake Kakashi, Uchiha Itachi, Kisame, dan juga Yamato. Itachi dan Kisame membelot dan bergabung ke dalam kelompok Akatsuki dikemudian hari.

Anggota kelompok Anbu rata-rata berusia muda, dan masih memiliki kemampuan rata-rata seorang chunin. Walaupun begitu mereka memiliki kecerdasan diatas rata-rata sehingga mampu membuat keputusan dan strategi yang tepat. Misi yang diterima anggota seorang Anbu kadang sangat bertentangan dengan nurani dan akal sehat.

Itachi misalnya mendapat misi untuk menghabisi seluruh keluarganya sendiri, termasuk ayah dan ibunya. Kisame harus membunuh wanita yang dicintainya karena takut rahasia desa bocor ke tangan musuh.

Di Konohagakure para Anbu dipimpin oleh Danzo. Kekuasaan Danzo hampir setara dengan Hokage. Danzo pun akhirnya dipenjara karena menjalankan Anbu dengan sangat berlebihan.

TheDanzo
Pimpinan fraksi militer Konohagakure – Danzo.

Demikianlah sedikit pembahasan mengenai kelompok Anbu. Saya akan mencoba untuk membuat posting tentang serba-serbi anime lain pada posting-posting berikutnya.

Akatsuki

akatsuki-small
Formasi Akatsuki

Entah mengapa tiba-tiba saya ingin menulis tentang Akatsuki. Untuk mereka yang gemar menonton anime Naruto pasti sudah mengetahui banyak tentang kelompok ini.

Secara sederhana kelompok Akatsuki bisa kita sebut dengan Barisan Sakit Hati. Namun tentu saja latar belakang dibalik terbentuknya Akatsuki, jauh lebih dalam daripada satu kesimpulan dalam kalimat pendek.

Saya memutuskan membuat kategori khusus mengenai Anime dan memisahkannya dari film secara umum, mungkin juga akan menuliskan beberapa Fan Fiction.

Masashi Kishimoto (pengarang Naruto) menempatkan Akatsuki sebagai kelompok antagonis, namun kedalaman karakter dan cerita manga (anime) ini membuat kita sedikit ingin lebih jauh mengenal kelompok shinobi ini.

Akatsuki dibentuk oleh Yahiko, Nagato, dan Konan dengan tujuan untuk menghentikan perang dan menciptakan perdamaian di seluruh dunia. Namun tujuan dan cita-cita mulia ini kemudian ternodai oleh munculnya Madara Uchiha yang mengambil alih kepemimpinan Akatsuki dan melancarkan perang dunia shinobi ke IV.

Alih-alih menciptakan perdamaian, namun yang terjadi hanyalah nafsu untuk menguasai dunia dan malah mengakibatkan kehancuran dan kekacauan dimana-mana.

Sebuah cita-cita yang luhur tidak akan terwujud lewat balas dendam, kebencian, dan sakit hati. Sebuah cita-cita akan terwujud lewat ketulusan, dan kesediaan untuk berkorban tanpa pamrih.

Tidak ada yang menyangkal bahwa semua anggota Akatsuki adalah dulunya murid-murid yang cerdas, berbakat, dan berprestasi. Namun sistem pendidikan dan pemerintahan desa-desa di dunia ninja tidak bisa menerima kehadiran mereka. Atau lebih tepatnya, tidak siap.

Dunia adalah tempat yang selalu berubah, begitu juga dengan dunia shinobi. Dunia yang menciptakan para Akatsuki adalah dunia penuh kesedihan, rasa sakit, dan kekecewaan akibat perang yang terus-menerus terjadi antara negara shinobi. Dan dari kekecewaan itu muncullah sebuah kelompok yang sepertinya mampu menjadi tumpuan harapan akan sebuah perubahan.

Namun sekarang dunia shinobi bukanlah tempat yang sama. Orang-orang di dunia shinobi sudah mampu menciptakan perdamaian dengan cara yang lebih sederhana. Saling mempercayai dan bekerja sama. Tentu saja masih ada ketegangan-ketegangan kecil antar desa, namun secara keseluruhan, orang-orang di dunia shinobi sudah belajar mengatasi rasa sakit selama masa perang, yaitu dengan menjalani hidup secara normal.

Tidak ada sistem yang sempurna. Termasuk di dalamnya sistem pemerintahan di dalam dunia shinobi. Namun sistem itu terus berubah dengan munculnya para Kage baru yang membawa semangat dan cara-cara baru. Murid-murid akademi shinobi, para chunin, para jounin, para anbu, sanin, dan kage yang hidup dalam dunia shinobi terus-menerus berubah seiring waktu.

Kisah para anggota Akatsuki sangat menarik, dan akan saya tuliskan lagi di lain waktu, satu per satu akan kita bahas dan telaah lebih dalam. Tentu saja akan ada pembahasan tentang tokoh-tokoh di luar Akatsuki. Namun kiranya cukup dulu untuk saat ini.

Referensi mengenai Naruto yang lebih lengkap bisa di baca di sini.

Joey

Joey Alexander. Salah satu talenta muda terbaik Jazz Indonesia. Meraih dua nominasi Grammy Awards di usianya yang ke-12. Usia yang masih sangat belia untuk mampu menggapai bintang nun tinggi disana.

Untuk daftar lengkap para nominator Grammy Awards ke-58, 15 Februari 2016 anda bisa mengunjungi tautan ini.

Saya bukan seorang penggemar berat Jazz, dan kecerdasan musikal saya hanya berada dalam taraf biasa-biasa saja. Saya akan berusaha untuk tidak larut dalam hype. Seringkali di Indonesia orang menjadi larut dalam hype prestasi, membuatnya hanya menjadi sekelibat bintang jatuh, bukan matahari yang terus bersinar untuk waktu yang lama.

Saya telusuri channel youtube Joey dan menemukan sebuah cover My Favorite Things. Lagu ini membawa kenangan masa kecil saya. Lagu ini membuat saya merasa bahagia. Walaupun waktu itu saya belum begitu banyak mengenal kosakata dalam bahasa Inggris, namun saya merasa Julia Andrews menyanyikannya dengan sepenuh hati. Mungkin itu yang disebut koneksi antar hati seorang biduan dan pendengarnya.

Pesan saya buat Joey, jangan larut dalam prestasi sesaat, teruslah membuat karya dan teruslah membuat prestasi-prestasi yang lain. Jangan seperti orang kebanyakan yang merasa menjadi matahari untuk waktu yang singkat, lalu padam dan luruh menjadi lubang hitam.

Pagi yang nikmat, bersanding teh hangat, dan musik Jazz.

Gelombang Itu Ternyata Ada

Pada tahun 1916, Einstein memprediksi tentang keberadaan Gravitational Wave. Dan hingga baru kemarin, 11 Februari 2016, akhirnya para fisikawan berhasil membuktikan keberadaan Gravitational Wave tersebut.

Dalam General Relativity Theory, Einstein memprediksi bahwa seluruh benda di alam semesta bisa menciut dan membesar sesaat setelah dihantam oleh sebuah gelombang gravitasi, sebuah riak yang timbul akibat tumbukan dua atau lebih obyek semesta yang memiliki gaya gravitasi yang sangat tinggi, misalnya lubang hitam. Walaupun begitu, bahkan Einstein sendiri ragu bahwa keberadaan gelombang ini akan bisa dibuktikan.

Perubahan materi akibat pengaruh gelombang ini sangat kecil, hanya seukuran setengah diameter sebuah atom. Jadi bagaimana bisa para fisikawan membuktikan keberadaan gelombang gravitasi ini?

hanford_ligo_960_3572325b
Detektor sepanjang 4km yang dibangun di Washington State dan Lousiana, untuk mendeteksi adanya gelombang gravitasi. Foto oleh NASA.

Menggunakan detektor raksasa sepanjang 4km, para fisikawan menembakkan seuntai sinar laser dan membandingkannya ketika pantulan sinar laser itu kembali ke detektor untuk kemudian dianalisa.

Hasilnya ditangkaplah sebuah riak medan gravitasi yang diakibatkan tumbukan dua lubang raksasa yang terjadi miliaran tahun yang lalu.

Akibatnya, penuhlah beranda saya dengan puluhan link yang menyambut gembira penemuan ini. Sungguh, saya berteman dengan orang-orang aneh :D.

Penemuan ini diharapkan merubah dunia sains yang selama ini hanya berfokus dengan obyek-obyek yang bisa diamati saja. Kita mulai bisa berharap untuk menatap lubang hitam secara langsung, atau bahkan pergi lebih dalam lagi mengenai penelusuran kita terhadap asal-usul semesta.

Sebuah beranda facebook yang penuh bacaan berat.

EQUILIBRIUM

Dunia dijalankan dengan hukum sebab akibat yang sederhana. Semua yang terjadi di muka bumi tidak lepas dari hukum aksi dan reaksi. What comes up, must go down. Everything that has a beginning, has an end.

Namun manusia memang makhluk yang susah untuk mengerti. Dia harus melihat dengan matanya sendiri, harus merasakan dengan penderitaannya sendiri, baru dia bisa mengerti.

Lucunya, banyak manusia, bahkan setelah menderita, seolah tidak belajar apa-apa dari kejatuhan dan penderitaannya. Sebagian manusia, lebih suka menyalahkan orang lain, menyalahkan sistem, menyalahkan nasib, dan bahkan menyalahkan Tuhan.

Semua salah, yang benar hanya saya. Teman saya pasti benar, semua yang menyangkal itu adalah salah. Betapa rumit hidup di dalam penyangkalan dan pengingkaran atas kenyataan.

Seorang siswa yang dihukum karena telat mengikuti pelajaran lebih suka menyalahkan keadaan, daripada berusaha bangun lebih pagi, dan bersiap lebih dini.

Seorang santri yang dihukum karena bolos ngaji lebih suka menyalahkan pengurus daripada menyadari bahwa seharusnya dia bisa mengatur waktu lebih baik lagi.

Dan manusia adalah makhluk yang suka hidup di dalam alasan, daripada mencari pemecahan masalah.

Gitar yang tidak berdawai, mana mungkin bisa dipetik. Mana bisa mengiringi lagu Bob Marley yang mengalun pelan di pagi ini.

Kejatuhan Troya

Helen
Helen yang konon dianugrahi oleh Aphrodite untuk memilik paras tercantik di seluruh penjuru Bumi.

Setangguh dan sehebat apapun seorang pria, pada akhirnya bertekuk lutut pula di hadapan seorang wanita.

Pada jaman Yunani Kuno tersebutlah sebuah nama, Paris, pangeran Troya, adik dari Hector, yang tunduk kepada wajah cantik Helen, istri Menelaus, Raja dari Sparta. Paris membawa lari Helen pulang ke Troya, memicu terjadinya perang yang berlangsung sepuluh tahun lebih. Disusul dengan kejatuhan Troya, dan gugurnya pahlawan-pahlawan hebat seperti Achilles, yang namanya abadi dalam puisi-puisi karya sastra epik Yunani.

Kisah lengkap mengenai Perang Troya bisa anda baca di : https://en.wikipedia.org/wiki/Trojan_War

Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab kekalahan Troya.

Continue reading “Kejatuhan Troya”